Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026
Di SMP Negeri 3 Kutowinangun
Hembusan angin dimusim kemarau yang cukup dingin menggugurkan daun-daun kering yang menempel dipohon-pohon sepanjang jalan menuju sekolah pagi itu. Terlihat seleret sinar jingga yang melengkung diatas cakrawala pertanda matahari sebentar lagi terbit penuh dengan kegarangan cahaya pagi yang mengusik jiwa untuk segera bergegas menyambut asa.
Langkah-langkah kecil ini mulai merambat menyusuri jalan setapak yang masih ditumbuhi rumput di sebelah kanan kirinya meski sebagian mulai mengering karena terpaan musim menuju tempat pertemuan dengan murid dan teman-teman guru. Megah menengadah bangunan sekolah diseberang jalan mulai nampak didepan mata manakala jalan mulai melebar mengarah ke jalan raya yang terbentang sepanjang depan pasar sampai lokasi sekolah. Perlahan tapi pasti terayun langkah mendekatinya dan menyapa dengan sapaan hangat yang biasa dilantunkan banyak pujangga ketika bertemu kekasih hati.
Semburat mentari pagi menambah energi semangat untuk langsung memasuki lokasi yang setiap hari menampung berbagai inspirasi dan kreatifitas penghuninya dalam berkarya.
Hari itu memang luar biasa, karena hari itu adalah sebuah hari yang dinanti oleh anak Indonesia untuk menyuarakan rasa hatinya melalui berbagai kreatifitas dan inovasi. Seusai upacara ditampilkan berbagai macam bentuk permainan telah mereka persiapkan untuk ditampilkan
Permainan tradisional yang ditampilkan pun bervariasi, tergantung dari pengalaman belajar murid-murid dalam memahami dan menjiwai bentuk-bentuk yang mereka sukai. Ada congklak, enklek, ilau-ularan dan sebagainya. Murid-murid terlarut dalam keceriaan bersama teman-temanya sehingga tanpa terasa mereka melupakan sekat-sekat pembatas yang kadang dalam keseharian muncul. Mereka bersatu bersama-sama menikmati permainan tradisional yang disajikan oleh teman-teman mereka. Sambil menunggu giliran tampil, murid-murid memperhatikan penampilan rekan-rekanya yang kadang-kadang diwarnai gelak tawa keceriaan.
Memang tidak salah lagi kalau hari itu menjadi hari Anak Nasional, karena disini anak-anak bisa bebas mengekpresikan segala bentuk ide dan kreatifitas yang dimiliki dengan disaksikan oleh murid yang lain tanpa terbebani perbedaan yang membuat mereka l;ebih mentadari akan pentingnya kebersamaan dan saling menghargai.
Dok: Wid's Collections

.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)

